Kajian Kitab Ensiklopedia Adab Islam 17 Sep 2023
Kajian kitab ensiklopedia adab islam
17 September 2023
Ust. Dzikrullah Azra Lc.
Adab Jum’at
https://www.instagram.com/p/CxRTnpxBbgk/
7. Menggunakan wewangian
Memakai wewangian itu diantara adab hari jum’at.
Rasulullah bersabda :
“Mandilah kalian di hari jum’at, siramlah kepala kalian, sekalipun antum dalam keada’an sedang tidak junub. Pakailah wewangian” (HR. Imam Ahmad Ibnu Hiban)
Dari Abu Sa’id Al Khudri diriwayatkan Rasulullah bersabda :
“Mandi pada hari jum’at hukumnya wajib bagi yang sudah balig, bersiwak adabnya memakai wewangian yang dia mampu untuk mendapatkan wewangian itu, kalaupun tidak ada memakai wewangian istri”.
8. Melaksanakan siwak untuk wewangian bau mulut.
9. Segera menuju tempat sholat (tidak melambatkan). Semakin cepat orang itu untuk mendatangi sholat maka semakin besar pahalanya. Nabi sangat menganjurkan untuk segera menuju tempat sholat.
Dari Abu Hurairah RA Rasulullah bersabda :
“Siapa yang mandi pada hari jum’at, mandinya seperti mandi junub, kemudian dia berangkat jam pertama, seolah-olah dia qurban unta. Siapa yang berangkat pada jam ke-2, seolah-olah dia qurban sapi. Siapa yang berangkat pada jam ke-3, seolah-olah dia qurban kambing uang bertanduk. Siapa yang berangkat pada jam yang ke-4 seolah-olah dia qurban ayam. Siapa yang berangkat pada jam yang ke-5, seolah-olah dia qurban telur”.
Ketika Imam naik mimbar, malaikat ikut hadir. Mereka ikut mendengarkan peringatan khutbah.
10. Meninggalkan jual beli ketika mendengar adzan.
Wajib bagi muslim ketika ia mendengar seruan untuk sholat jum’at.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَا سْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۗ ذٰ لِكُمْ خَيْرٌ لَّـكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
yaaa ayyuhallaziina aamanuuu izaa nuudiya lish-sholaati miy yaumil-jumu'ati fas'au ilaa zikrillaahi wa zarul baii', zaalikum khoirul lakum ing kungtum ta'lamuun
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan sholat pada hari Jum'at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
(QS. Al-Jumu'ah 62: Ayat 9)
فَاِ ذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَا نْتَشِرُوْا فِى الْاَ رْضِ وَا بْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَا ذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
fa izaa qudhiyatish-sholaatu fangtasyiruu fil-ardhi wabtaghuu ming fadhlillaahi wazkurulloha kasiirol la'allakum tuflihuun
"Apabila sholat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung."
(QS. Al-Jumu'ah 62: Ayat 10)
Penjelasan : sangat disayangkan kebanyakan dari para pedagang, pemilik toko di kebanyakan negara muslim mereka tidak mempedulikan itu, bahkan mereka malah asik dengan jual belinya.
11. Yang bagus menghadiri sholat jum’at dengan berjalan kaki, sekalipun boleh dengan kendaraan. Selama hal itu tidak menyulitkan untuk orang yang akan menghadiri sholat jum’at.
Kisah Ubay bin Ka’ab RA, ada seorang laki-laki yang datang ke masjid dan dia tidak tahu siapa laki-laki itu namun rumahnya paling jauh dari masjid, laki-laki ini tidak pernah luput dari sholat berjama’ah. Kemudian Ubay bin Kaab memberi ide kepada laki-laki itu “seandainya kamu membeli keledai, lalu kamu menaiki keledai itu di saat gelap gulita atau terik panas”. Laki-laki itu mengatakan “saya tidak senang mendapatkan ide itu, saya tidak suka rumah saya dekat dengan masjid, saya ingin perjalananmu di masjid dicatat dan kepulanganku dicatat Allah.
Mendengar hal tersebut Rasulullah berkata “Allah telah mengumpulkan kebaikan yang banyak untukmu.”
Rasulullah bersabda :
Siapa yang membersihkan dirinya di hari jum’at seperti mandi junub, kemudian dia bergegas menuju masjid, dia berjalan sampai di masjid duduknya dekat dengan khatib, dia mendengar, dia diam, dia tidak berbuat yang sia-sia, adalah untuknya setiap langkah yang ia langkahkan dari rumahnya menuju masjid adalah pahalanya seperti amalan satu tahun, yaitu pahala puasa dan pahala akan sholatnya”.
Sekalipun jalannya becek (berlumpur) atau semisal atau saking panasnya ketika tidak ada kesulitan maka utamanya dengan berjalan.
12. Selalu menjaga adab ketika menuju masjid, berjalan dengan sopan dan tenang, dengan menundukkan pandangan mata.
13. Langkah kaki menuju masjid jami’.
14. Senantiasa menjaga adab masuk masjid. Masuk masjid dengan kaki kanan.
15. Tidak menerobos diantara pundak-pundak manusia, kecuali ia melihat tempat-tempat yang kosong.
16. Sholat 2 rakaat menghormati masjid, sekalipun khatib sedang khutbah. Khatib berhak menegur ketika khutbah ketika jama’ah datang tidak melaksanakan sholat 2 rakaat.
Rasulullah bersabda :
“Apabila salah seorang dari kalian datang dan Imam berkhutbah, maka hendaklah dia shalat dua raka'at, dan hendaknya dia mengerjakannya dengan ringan.”
Ada seorang laki-laki datang ketika Rasulullah sedang khutbah jum’at. Kemudian Rasulullah bertanya apakah kamu sudah sholat dua rakaat? Laki-laki itu menjawab “belum”. Kemudian Rasulullah memerintahkan laki-laki itu untuk sholat dua rakaat.
17. Tidak membangunkan seseorang dari majelisnya supaya ia bisa duduk di tempat duduknya.
18. Tidak memisahkan diantara dua orang. Namun ketika salah satu dari kedua oran itu mengijinkan tidak mengapa.
19. Tidak membuat halaqah atau majelis ilmu sebelum sholat jum’at.
20. Membaca surat Al Kahfi.
Rasulullah bersabda :
“Siapa membaca surat Al Kahfi pada hari jumat, maka Allah akan memberikan dia cahaya diantara dua jum’at”.
21. Mendekati Imam semampu mungkin. Bahkan ketika Imam sedang berkhutbah ia melihat ke arah Imam.
Belum ada Komentar untuk "Kajian Kitab Ensiklopedia Adab Islam 17 Sep 2023"
Posting Komentar