Baitul Muhim Cover

Baitul Muhim Cover

Andai ini Ramadhan Terakhirku

Ust. Rizal Yuliar Putrananda

Surat Lukman ayat 34

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


اِنَّ  اللّٰهَ  عِنْدَهٗ  عِلْمُ  السَّا عَةِ   ۚ وَيُنَزِّلُ  الْغَيْثَ   ۚ وَيَعْلَمُ  مَا  فِى  الْاَ رْحَا مِ   ۗ وَمَا  تَدْرِ يْ  نَفْسٌ  مَّا ذَا  تَكْسِبُ  غَدًا   ۗ وَّمَا  تَدْرِ يْ  نَـفْسٌ  بِۢاَيِّ  اَرْضٍ  تَمُوْتُ   ۗ اِنَّ  اللّٰهَ  عَلِيْمٌ  خَبِيْرٌ

innalloha 'ingdahuu 'ilmus-saa'ah, wa yunazzilul-ghoiis, wa ya'lamu maa fil-ar-haam, wa maa tadrii nafsum maazaa taksibu ghodaa, wa maa tadrii nafsum bi-ayyi ardhing tamuut, innalloha 'aliimun khobiir

"Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal."

(QS. Luqman 31: Ayat 34)


Ayat tersebut menjelaskan ada 5 hal yang merupakan hak prerogratif Allah azza wajalla, yaitu :

  1. Hanya Allah yang mengetahui tentang hari kiamat
  2. Hanya Allah yang dapat menurunkan hujan. Adapun manusia tidak dapat menurunkan atau menahan hujan dengan kekuatan apapun
  3. Hanya Allah yang mengetahui apa yang ada di dalam rahim
  4. Hanya Allah yang mengetahui apa yang akan terjadi pada diri seseorang esok hari
  5. Hanya Allah yang mengetahui di belahan bumi mana seseorang akan dijemput ajalnya



Jika kita membayangkan Ramadhan kali ini adalah yang terakhir, maka konsekwensinya adalah kita harus berikhtiar agar ibadah pada ramadhan kali ini adalah yang terbaik. Adapun yang harus dilakukan adalah :


1. Berdoa, adapun lafaznya sbb :

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.”

2. Memperbanyak membaca al-qur’an

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاَ نْفِقُوْا  مِنْ  مَّا  رَزَقْنٰكُمْ  مِّنْ  قَبْلِ  اَنْ  يَّأْتِيَ  اَحَدَكُمُ  الْمَوْتُ  فَيَقُوْلَ  رَبِّ  لَوْلَاۤ  اَخَّرْتَنِيْۤ  اِلٰۤى  اَجَلٍ  قَرِ يْبٍ   ۙ فَاَ صَّدَّقَ  وَاَ كُنْ  مِّنَ  الصّٰلِحِيْنَ

wa angfiquu mimmaa rozaqnaakum ming qobli ay ya-tiya ahadakumul-mautu fa yaquula robbi lau laaa akhkhortaniii ilaaa ajaling qoriibing fa ashshoddaqo wa akum minash-shoolihiin


"Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh."

(QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 10)


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


وَلَنْ  يُّؤَخِّرَ  اللّٰهُ  نَفْسًا  اِذَا  جَآءَ  اَجَلُهَا   ۗ وَا للّٰهُ  خَبِيْرٌ  بِۢمَا  تَعْمَلُوْنَ

wa lay yu-akhkhirollohu nafsan izaa jaaa-a ajaluhaa, wallohu khobiirum bimaa ta'maluun


"Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan."

(QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 11)



Nursanto Kurnia Ady

Belum ada Komentar untuk " Andai ini Ramadhan Terakhirku"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel